Peraturan Pemerintah Dalam Usaha Peternakan

Perlu dipahami dibidang usaha ternak, dalam peraturan pemerintah telah diatur tentang skala budidaya ternak. Peraturan pemerintah yang mengatur tentang skala usaha budidaya ternak yang diwajibkan izin, adalah keputusan menteri pertanian yang dikeluarkan dengan nomor 404/kpts/OT.210/6/2002.

Berikut aturan skala ternak wajib izin:

  • Ayam ras pedaging dengan kapasitas lebih dari 15.000 ekor/ siklus
  • Ayam ras petelur lebih dari 10.000 ekor ayam produktif
  • Itik, angsa atau entok lebih dari15.000 ekor
  • Ayam kalkun lebih dari 10.000 ekor
  • Burung puyuh lebih dari 25.000 ekor
  • Burung dara lebih dari 25.000 ekor
  • Kambing /domba lebih dari 300 ekor
  • Sapi potong lebih dari 100 ekor
  • Kerbau lebih dari 75 ekor
  • Sapi perah lebih dari 20 ekor
  • Kuda lebih dari 50 ekor
  • Rusa lebih dari 300 ekor

Jadi jika kita ingin membuka usaha budidaya ternak bebek atau itik yang kapasitasnya kurang dari 15.000 ekor, maka skala usaha kita dikategorikan usaha yang tidak wajib izin, namun berbeda daerah bisa saja berbeda Perda yang diberlakukan.

(Sumber: selyafgan.blogspot.com)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Panduan Memulai Beternak Itik Petelur

ternak-itik-petelur-usahaternak

Sarana & Kandang

Secara umum, kandang yang baik bagi itik harus memenuhi beberapa syarat berikut :

1. Suhu di dalam kandang tidak boleh lebih dari 40 derajat celcius dan tidak kurang dari 35 derajat celcius.
2. Kandang boleh lembab asal tidak melebihi toleransi sebanyak 60%.
3. Penerangan memadai di tiap sudut kandang sehingga memudahkan kita dalam menata ulang kandang sewaktu – waktu.
4. Manajemen bahan yang efektif. Tidak harus mahal namun dapat dibuat dengan bahan murah yang dapat dipergunakan dalam waktu lam.
5. Kebutuhan seperti tempat makan dan minum dipersiapkan sedini mungkin.

Pembibitan 

Pembibitan merupakan kunci sukses dalam ternak bebek petelur. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan bibit yang benar – benar unggul dan terbukti kualitasnya. Harga mahal itu relatif. Sesuaikan dengan kualitas. Karena jika bibit yang anda gunakan hanya berkualitas biasa, maka hasilnya juga tidak akan memuaskan. Carilah bibit tetas dari peternak terpercaya. Dalam mendapatkan bibit itik, ada beberapa cara yang dapat kita tempuh, diantaranya yaitu :

1. Membeli dan memelihara indukan itik yang unggul dan telur tetasnya kita taruh di sarang ayam atau mentok sehingga diperoleh bibit yang kita inginkan.
2. Mencari indukan unggul yang terjamin dan kita beli telur tetasnya
3. Membeli bakalan atau starter itik berusia 1 hari hingga 1 setengah bulan (DOD).

Konsultasikan hal ini terlebih dahulu kepada yang lebih ahli. Jika perlu minta rekomendasi peternak yang memiliki DOD yang bagus.Yaitu tidak cacat dan berwarna kuning cerah yang mengkilap.

Perawatan bibit

Setelah kita dapatkan bibit itik petelur tersebut. Kita masuk pada fase selanjutnya dalam hal pembibitan, yaitu bagaimana merawat bibit itik tersebut sehingga dapat menjadi seperti apa yang kita inginkan. Contohnya, setelah kita mendapatkan bakalan starter DOD yang unggul, kita wajib segera menangani nya, bibit itu harus segera kita masukkan ke dalam kandang indukan yang sudah kita bahas diatas.

Jagalah dan pastikan temperatur suhu dapat mencapai sudut kandang, agar semua bibit tersebut mendapatkan perawatan secara merata. Maksimal 1 meter persegi box atau kotak dapat menampung 50 ekor bibit. berikan pakan yang sesuai dengan usia itik, jika masih starter atau bakalan, maka berikan banyak vitamin dan mineral ke dalam air nya. Gunanya menjaga ketahanan itik dari hama dan penyakit yang disebabkan oleh stress.

Perawatan calon induk itik

Setelah kita melalui proses perawatan bibit, ada baiknya kita segera menentukan kemana nantinya calon induk itik petelur akan dipasarkan, dan dalam bentuk apa. Ada dua jenis telur itik yang nantinya akan mempengaruhi proses produksi. Yang pertama yaitu calon induk itik untuk telur konsumsi, dan yang kedua adalah induk itik untuk telur tetasan.

Dalam memproduksi telur tetasan, hal yang wajib kita sediakan adalah pejantan, umumnya satu pejantan harus kita persiapkan untuk 6 ekor itik betina. Untuk mendapatkan telur tetas yang subur dan terbuahi oleh pejantan, kita dapat mencapainya dengan pakan buatan maupun dengan perkawinan alami dengan itik betina. Untuk hal lainnya dalam perawatan, tidak ada hal lain yang membedakan. Oleh karena itu, sebaiknya penentuan telur itik kita lakukan sebelum calon induk layak produk.

Pemeliharaan & Pakan

Pemeliharaan adalah hal yang paling utama di atas segalanya dalam usaha budidaya itik petelur. Indukan yang bagus pun tidak akan subur dan menghasilkan jika pakan dan metode pemeliharaan yang kita terapkan itu salah. Dan sebaliknya,  indukan yang kualitasnya biasa saja dapat menghasilkan jumlah telur yang optimal jika jika kita sudah menemukan cara pemeliharaan yang baik dan benar. Ada beberapa hal yang jika kita bisa lakukan secara terprogram, maka hasil yang optimal dapat kita capai, dan resiko penyakit maupun kematian dapat diminimalisir.

1. Kita jaga kebersihan kandang, amati secara berkala, apakah kandang perlu dibersihkan atau tidak. Umumnya kandang yang kotor rawan menimbulkan bakteri dan jika masuk ke dalam tubuh itik akan timbul suatu penyakit dan mengurangi keberhasilan ternak. Selain itu biaya pengobatan itik juga dapat memotong keuntungan dari hasil produksi. Bila perlu kita sterilkan kandang dengan obat secara berkala.

2. Konsultasikan masalah dan penyakit yang timbul kepada dokter hewan dengan segera. Penanganan yang lambat akan sangat merugikan jika penyakit tersebut menular kepada itik yang lain. Bila perlu catat periode dimana penyakit mulai melanda dan perkiraan kesembuhannya.

3. Pemberian pakan wajib disesuaikan dengan fase dan usia itik petelur tersebut. Umunya terbagi menjadi tiga fase, yaitu starter, grower, dan layar. Ketiga fase tersebut dapat kita berikan pakan langsung buatan pabrik yang banyak tersedia di toko peternakan. Sesuaikan usia itik dengan fase yang tertera pada kemasan pakan. Untuk pemberian kita dapat menyesuaikan karakteristik itik tersebut berdasarkan usia, Pada usia 0 sampai 2 minggu kita berikan makanan pada wadah yang rata(tray). Diatas tdua minggu, kita dapat mulai menaburkan pakan di lantai, tetapi tetap kita berikan juga di wadah yang rata tadi.

Pada usia 3 minggu hingga satu bulan, itik sudah terbiasa dengan pakan di lantai. Usia diatas dua bulan, kita sudah bisa mulai mengenalkan pakan buatan agar itik dapat mendapat nutrisi yang baik dan mulai memproduksi telur. Biasanya berbentuk ransum yang terbuat dari berbagai macam campuran. Mengenai ransum akan kita bahas lebih mendetail di artikel selanjutnya. Setelah fase ransum berhasil, kita sudah bisa memberi makan secara ad libitum terus menerus dan disesuaikan dengan kebutuhan produksi.

Sedangkan air, berikan vitamin dan mineral untuk itik usia kurang dari satu minggu. Selanjutnya lewat satu minggu, kita dapat terus menerus mengisi air dan posisi air ada di pinggir kandang. Setelah itik masuk usia satu bulan, baru lah kita buat tempat minum dengan panjang 2 meter untuk 200 hingga 300 ekor itik dalam satu kandang dan diberikan secara terus menerus.

Panen & Pemasaran

Perlu diketahui, itik / bebek biasanya bertelur saat dini hari. Jadi jika kita melihat nya pada pukul 6 pagi, maka bisa dipastikan bahwa itik tidak akan bertelur lagi. Kita boleh mengeluarkan itik dari dalam kandang dan mulai memanen telur itik satu persatu. Wadah telur dapat kita buat dari keranjang yang berbentuk cekung. Jangan terlalu lama membiarkan atau menyimpan telur itik terlalu lama karena mudah busuk. Jika tidak diawetkan lebih baik langsung anda pasarkan.

Untuk pemasaran bisa dijamin saat ini tidak akan kekurangan penadah /  pengumpul. Karena selama ini kebutuhan telur itik yang sangat tinggi tidak diimbangi dengan hasil produksi yang meningkat. Selain melalui penadah, kita juga bisa langsung menjualnya ke pasar atau ke rumah makan dalam bentuk telur asin. Disamping kurangnya hasil produksi, banyak para peternak itik petelur yang berhenti di tengah jalan karena putus asa melihat kurangnya produktivitas itik ternaknya. Oleh karena itu, diperlukan kesabaran ekstra dan ketangkasan dalam budidaya itik.

Selamat beternak.

(Sumber: usahaternak.com)

 

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Memulai Budidaya Bebek

Ternak BebekSebelum seorang peternak memulai usahanya, harus menyiapkan diri, terutama dalam hal pemahaman tentang panca usaha beternak yaitu:
1. Perkandangan
2. Bibit Unggul
3. Pakan Ternak
4. Tata Laksana dan
5. Pemasaran Hasil Ternak.

Penyiapan Sarana dan Peralatan
• Persyaratan temperatur kandang ± 39 ° C.
• Kelembaban kandang berkisar antara 60-65%
• Penerangan kandang diberikan untuk memudahkan pengaturan kandang agar tata kandang sesuai dengan fungsi bagian-bagian kandang

Model kandang ada 3 (tiga) jenis yaitu:
1. kandang untuk anak itik (DOD) ada masa stater bisa disebut juga kandang box, dengan ukuran 1 m 2 mampu menampung 50 ekor DOD
2. kandang Brower (untuk itik remaja) disebut model kandang Ren/kandang kelompok dengan ukuran 16-100 ekor perkelompok
3. kandang layar ( untuk itik masa bertelur) modelnya bisa berupa kandang baterei ( satu atau dua ekor dalam satu kotak) bisa juga berupa kandang lokasi ( kelompok) dengan ukuran setiap meter persegi 4-5 ekor itik dewasa ( masa bertelur atau untuk 30 ekor itik dewasa dengan ukuran kandang 3 x 2 meter).
Kondisi kandang dan perlengkapannya
Kondisi kandang tidak harus dari bahan yang mahal tetapi cukup sederhana asal tahan lama (kuat). Untuk perlengkapannya berupa tempat makan, tempat minum dan mungkin perelengkapan tambahan lain yang bermaksud positif dalam managemen

Pembibitan
Ternak itik yang dipelihara harus benar-benar merupakan ternak unggul yang telah diuji keunggulannya dalam memproduksi hasil ternak yang diharapkan.

Pemilihan bibit dan calon induk
Pemilihan bibit ada 3 ( tiga) cara untuk memperoleh bibit itik yang baik adalah sebagai berikut :
membeli telur tetas dari induk itik yang dijamin keunggulannya
memelihara induk itik yaitu pejantan + betina itik unggul untuk mendapatkan telur tetas kemudian meletakannya pada mentok, ayam atau mesin tetas
membeli DOD (Day Old Duck) dari pembibitan yang sudah dikenal mutunya maupun yang telah mendapat rekomendasi dari dinas peternakan setempat.
Ciri DOD yang baik adalah tidak cacat (tidak sakit) dengan warna bulu kuning mengkilap.
Perawatan bibit dan calon induk

Perawatan Bibit
Bibit (DOD) yang baru saja tiba dari pembibitan, hendaknya ditangani secara teknis agar tidak salah rawat. Adapun penanganannya sebagai berikut: bibit diterima dan ditempatkan pada kandang brooder (indukan) yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam brooder adalah temperatur brooder diusahakan yang anak itik tersebar secara merata, kapasitas kandang brooder (box) untuk 1 m² mampu menampung 50 ekor DOD, tempat pakan dan tempat minum sesuai dengan ketentuan yaitu jenis pakan itik fase stater dan
minumannya perlu ditambah vitamin/mineral.

Perawatan calon Induk
Calon induk itik ada dua macam yaitu induk untuk produksi telur konsumsi dan induk untuk produksi telur tetas. Perawatan keduanya sama saja, perbedaannya hanya pada induk untuk produksi telur tetas harus ada pejantan dengan perbandingan 1 jantan untuk 5 – 6 ekor betina.

Reproduksi dan Perkawinan
Reproduksi atau perkembangbiakan dimaksudkan untuk mendapatkan telur tetas yang fertil/terbuahi dengan baik oleh itik jantan. Sedangkan sistem perkawinan dikenal ada dua macam yaitu itik hand mating/pakan itik yang dibuat oleh manusia dan nature mating (perkawinan itik secara alami).

Pemeliharaan
Sanitasi dan Tindakan Preventif
Sanitasi kandang mutlak diperlukan dalam pemeliharaan itik dan tindakan preventif (pencegahan penyakit) perlu diperhatikan sejak dini untuk mewaspadai timbulnya penyakit.

Pengontrol Penyakit
Dilakukan setiap saat dan secara hati-hati serta menyeluruh. Cacat dan tangani secara serius bila ada tanda-tanda kurang sehat pada itik.

Pemberian Pakan
Pemberian pakan itik tersebut dalam tiga fase, yaitu fase stater (umur 0–8 minggu), fase grower (umur 8–18 minggu) dan fase layar (umur 18–27 minggu). Pakan ketiga fase tersebut berupa pakan jadi dari pabrik (secara praktisnya) dengan kode masing-masing fase. Cara memberi pakan tersebut terbagi dalam empat kelompok yaitu:
1. umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder)
2. umur 16-21 hari diberikan dengan tray feeder dan sebaran dilantai
3. umur 21 hari samapai 18 minggu disebar dilantai.
4. umur 18 minggu–72 minggu, ada dua cara yaitu 7 hari pertama secara pakan peralihan dengan memperhatikan permulaan produksi bertelur sampai produksi mencapai 5%. Setelah itu pemberian pakan itik secara ad libitum (terus menerus).
Dalam hal pakan itik secara ad libitum, untuk menghemat pakan biaya baik tempat ransum sendiri yang biasa diranum dari bahan-bahan seperti jagung, bekatul, tepung ikan, tepung tulang, bungkil feed suplemen.
Pemberian minuman itik, berdasarkan pada umur itik juga yaitu :
• umur 0-7 hari, untuk 3 hari pertama iar minum ditambah vitamin dan mineral, tempatnya asam seperti untuk anak ayam.
• umur 7-28 hari, tempat minum dipinggir kandang dan air minum diberikan secara ad libitum (terus menerus)
• umur 28 hari-afkir, tempat minum berupa empat persegi panjang dengan ukuran 2 m x 15 cm dan tingginya 10 cm untuk 200-300 ekor. Tiap hari dibersihkan.

Pemeliharaan Kandang
Kandang hendaknya selalu dijaga kebersihannya dan daya gunanya agar produksi tidak terpengaruh dari kondisi kandang yang ada.

Hama dan Penyakit
Secara garis besar penyakit itik dikelompokkan dalam dua hal yaitu:
penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri dan protozoa
penyakit yang disebabkan oleh defisiensi zat makanan dan tata laksana perkandangan yang kurang tepat
Adapun jenis penyakit yang biasa terjangkit pada itik adalah:
Penyakit Duck Cholera
Penyebab: bakteri Pasteurela avicida.
Gejala: mencret, lumpuh, tinja kuning kehijauan.
Pengendalian: sanitasi kandang,pengobatan dengan suntikan penisilin pada urat daging dada dengan dosis sesuai label obat.
Penyakit Salmonellosis
Penyebab: bakteri typhimurium.
Gejala: pernafasan sesak, mencret.
Pengendalian: sanitasi yang baik, pengobatan dengan furazolidone melalui pakan dengan konsentrasi 0,04% atau dengan sulfadimidin yang dicampur air minum, dosis disesuaikan dengan label obat.

Panen
Hasil utama, usaha ternak itik petelur adalah telur itik
Hasil tambah berupa induk afkir, itik jantan sebagai ternak daging dan kotoran ternak sebagai pupuk tanam yang berharga.

Pasca Panen
Kegiatan pascapanen yang biasa dilakukan adalah pengawetan. Dengan pengawetan maka nilai ekonomis telur itik akan lebih lama dibanding jika tidak dilakukan pengawetan. Telur yang tidak diberikan perlakuan pengawetan hanya dapat tahan selama 14 hari jika disimpan pada temperatur ruangan bahkan akan segera membusuk.
Adapun perlakuan pengawetan terdiri dari 5 macam, yaitu:
Pengawetan dengan air hangat
Pengawetan dengan air hangat merupakan pengawetan telur itik yang paling sederhana. Dengan cara ini telur dapat bertahan selama 20 hari.

Pengawetan telur dengan daun jambu biji
Perendaman telur dengan daun jambu biji dapat mempertahankan mutu telur selama kurang lebih 1 bulan. Telur yang telah direndam akan berubah warna menjadi kecoklatan seperti telur pindang.

Pengawetan telur dengan minyak kelapa
Pengawetan ini merupakan pengawetan yang praktis. Dengan cara ini warna kulit telur dan rasanya tidak berubah.

Pengawetan telur dengan natrium silikat
Bahan pengawetan natrium silikat merupkan cairan kental, tidak berwarna, jernih, dan tidak berbau. Natirum silikat dapat menutupi pori kulit telur sehingga telur awet dan tahan lama hingga 1,5 bulan. Adapun caranya adalah dengan merendam telur dalam larutan natrium silikat 10% selama satu bulan.

Pengawetan telur dengan garam dapur
garam direndam dalam larutan garam dapur (NaCl) dengan konsentrasi 25-40% selama 3 minggu.

(sumber: trik-ternak-unggas.blogspot.com)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Jerami Padi, Alternatif Pakan Bebek Murah

pakan bebekItik pada saat ini sudah cukup populer bagi masyarakat Cilacap. Tidak hanya telurnya yang dirasa cukup lezat, kini daging itik pun sangat populer di masyarakat sebagai kuliner pilihan dengan cita rasa yang diminati banyak orang. Namun, meningkatnya permintaan telur dan daging itik belum diimbangi dengan peningkatan produksi. Adapun kendala klise yang masih terus dihadapi oleh peternak itik adalah tingginya harga pakan. Harga pakan memegang porsi 60 – 70 % dari total biaya produksi yang menjadikan usaha ini labil dan beresiko tinggi.

Salah satu upaya dalam rangka penghematan biaya produksi adalah dengan menekan biaya pakan sekecil mungkin tanpa mengurangi kualitas. Kini peternak itik tidak perlu khawatir, karena ada cara mudah dan hemat sebagai alternatif pilihan untuk ransum ternak itik anda. Peternak itik dapat memanfaatkan jerami / sekam padi sisa panen yang pada saat ini ketersediaannya masih sangat melimpah ruah.

Dalam keadaan kering, jerami padi mengandung sedikit protein, lemak, dan pati serta mengandung serat kasar yang relatif tinggi karena lignin dan silikanya tinggi. Untuk dapat dicerna dan dikonsumsi lezat oleh ternak, jerami padi perlu diberi perlakuan secara biologis dengan menggunakan probiotik. Probiotik merupakan produk bioteknologi yang mengandung polimikroorganisme, lignilitik, proteolitik, amilolitik, selulitik, lipotik, dan nitrogen non simbiotik yang dapat memfermentasikan jerami, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan nilai kecernaannya.

Setelah proses fermentasi, kadar protein kasar jerami meningkat dari 4,23 % menjadi 8,14 % diikuti dengan penurunan kadar serat kasar. (Syamsu.2006) Penggunaan starter mikroba menurunkan kadar dinding sel (NDL) jerami padi dari 73,41 % menjadi 66,14 %. Dengan demikian dapat diduga bahwa selama fermentasi terjadi pemutusan ikatan lignoselulosa dan hemiselulosa, sehingga selulosa dan lignin dapat terlepas dari ikatan tersebut oleh enzim lignase. Fenomena ini terlihat dengan menurunnya kandungan selulosa dan lignin jerami padi yang difermentasi. Hasil fermentasi jerami pun berbau harum, sehingga disukai ternak.

Selama ini pemanfaatan fermentasi jerami baru sebatas untuk pakan ternak ruminansia seperti sapi dan kambing. Kini peternak itik dapat mencoba pemberian pakan tersebut untuk itik. Bapak Mahori merupakan salah satu peternak itik dari Desa Mujur Lor Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap yang telah berani mencoba inovasi pemberian pakan berupa fermentasi jerami untuk ternak itiknya. Semula ia merasa ragu untuk beternak itik, namun atas bimbingan dan dukungan dari PPL setempat semangatnya terpacu untuk mencoba hal baru tersebut. Diakuinya bahwa pertumbuhan itik yang dipeliharanya sangat baik dan tidak terganggu serta memberikan hasil yang memuaskan. Biaya pakan yang semula tinggi kini bisa ditekan 25 – 30 %

Cara Pembuatan Fermentasi Jerami

Alat dan Bahan:

– Tempat penyimpanan pakan

– Plastik/terpal

– Ember

– Jerami padi 1 ton kadar air 70% – Urea 6 Kg

– Starbio 3 – 6 Kg

Cara Pembuatan:

1. Campur urea dan starbio dalam ember

2. Jerami dihamparkan dengan ukuran panjang 2,5 lebar 1,5 m dan ketebalan 20 – 30 cm

3. Campuran urea dan starbio disebarkan di atasnya tipis-tipis secara merata

4. Buat lapisan jerami lagi di atasnya, ketebalan sama 20 – 30 cm

5. Campuran urea dan starbio disebarkan lagi di atasnya

6. Ulangi lagi sampai adonan habis

7. Tutup dengan terpal ± 3 minggu

8. Jika sudah jadi simpan di tempat penyimpanan pakan

Tanda-tanda berhasil:

1. Warna kecoklatan

2. Jika dipegang remah

3. Bau harum caramel

Biaya pembuatan fermentasi jerami:

1 Ton jerami oleh 2 OHK = 60.000

6 Kg urea = 30.000

3 – 6 Kg starbio = 60.000

Rp 150.000

Fermentasi jerami digunakan sebagai pengurang porsi dedak atau bahan lain seperti nasi aking dan jagung. Penggunaan bahan tersebut dapat ditekan hingga 50%. Fermentasi jerami dapat diberikan untuk itik dara (umur 3 – 20 minggu) dan itik dewasa (umur >21 minggu). Pemberian pakan 3X sehari yaitu pagi, siang, dan malam setelah petang. Untuk anak itik (umur 0 – 3 minggu) pakan masih berupa konsentrat.

Alternatif Ransum itik

Alt Ransum biasa di masyarakat Ransum dg ferm. jerami

1 Dedak 3 bagian

Konsentrat 1 bagian Dedak 1,5 bagian

Ferm.jerami 1,5 bagian

Konsentrat 1 bagian 2 Dedak 2 bagian

Jagung 2 bagian Konsentrat 1 bagian Dedak 1 bagian Jagung 1 bagian

Ferm.jerami 2 bagian

Konsentrat 1 bagian

3 Dedak 2 bagian

Nasi kering 2 bagian

Konsentrat 1 bagian

Dedak 1 bagian

Nasi kering 1 bagian

Ferm.jerami 2 bagian

Konsentrat 1 bagian

Perbandingan harga ransum biasa dengan fermentasi jerami (contoh untuk itik dewasa jumlah 10 Kg/100 ekor/hari)

Pakan alternatif biasa:

– Dedak 4 Kg Rp 10.000

– Nasi Kering 4 Kg Rp 10.000

– Konsentrat 2 Kg Rp 14.000 Rp 34.000

Pakan alternatif dengan fermentasi jerami:

– Dedak 2 Kg Rp 5.000

– Nasi Kering 2 Kg Rp 5.000

– Ferm. Jerami 4 Kg Rp 600

– Konsentrat 2 Kg Rp 14.000 Rp 24.600

Dapat dilihat bahwa kebutuhan biaya untuk pakan dengan menggunakan fermentasi jerami menjadi lebih murah dari pada ransum alternatif yang biasa. Biaya pakan bisa ditekan hingga lebih dari 30%.

ANALISIS USAHA PENGGEMUKAN ITIK 500 EKOR (Umur 0 – 60 HARI)

Komponen Jumlah Satuan (Rp) Nilai (Rp)

Investasi

Kandang (buah) 2 350.000 700.000

Tempat Pakan (buah) 10 20.000 200.000

Tempat minum (buah) 10 10.000 100.000

Total investasi 1.000.000

Penyusutan kandang dan alat (10%) 100.000

Biaya Usaha Biaya tetap Sewa tanah (m²) 50 2000 100.000

Pembelian DOD 500 7000 3.500.000

Penyusutan kandang dan alat 10% 1 100.000 100.000

Total biaya tetap 3.700.000

Biaya Variabel Pakan per hari/ekor 60hr 190/ekor 5.700.000

Obat dan Vitamin (bulan) 2 50.000 100.000

Air, listrik (bulan) 2 10.000 20.000

Tenaga orang kerja 1 300.000 300.000

Total biaya variabel 6.120.000

Total Biaya 9.820.000

Penjualan itikdewasa 480 27.000 12.960.000

Keuntungan 3.140.000

Sumber : Peternak itik Kroya

Dari hasil analisa usaha tani di atas, dapat dilihat bahwa usaha pembesaran itik dengan memanfaatkan pakan dari fermentasi jerami dapat menjadi peluang usaha untuk menambah income keluarga. Terlebih apabila tempat dan tenaga kerja dilakukan sendiri maka keuntungan akan lebih tinggi.. Peran penyuluh dalam pelaksanaan usaha sangatlah dibutuhkan para peternak, yaitu dalam pengawalan teknologi di lapangan. Oleh karena itu kami sebagai penyuluh selalu siap memandu.

(sumber: epetani.deptan.go.id)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Budidaya Bebek Hibrida Menguntungkan

Bebek-Hibrida-1

Pusing mikirin masa pensiun akan tiba? Jangan kuatir, memulailah berpikir untuk beternak seperti yang sudah dibuktikan Fajar Santoso. Pensiunan PNS ini punya resep sukses beternak bebek hibrida. Hasilnya, ia sukses meraup puluhan juta rupiah perbulannya.

Lelaki asal desa Penambangan kecamatan Balongbendo Sidoarjo tersebut tiap harinya mengaku bisa memotong 500 hingga 750 ekor Bebek Hibrida dengan keuntungan perharinya Rp 14 Juta rupiah. Jadi bisa dibayangkan penghasilan mantan lurah ini tiap bulannya.

Fajar Santoso mulai mengenal bebek hibrida yang sangat fenomenal ini sejak tahun 2010. bebek hibrida yang merupakan persilangan antara bebek betina lokal atau bisa disebut Bebek Tiktok dan bebek Peking jantan yang berkualitas. Dan menghasilkan bebek hibrida yang memiliki ciri khas yakni lebih berbobot beratnya.

Jika bebek Hibrida umur 45 hari beratnya bisa mencapai 1,6 Kg. Jika bebek biasa dalam waktu yang bersamaan beratnya hanya 1,2 Kg sehingga dapat dipanen dalam waktu yang lebih singkat.

Ternyata beternak bebek hibrida cukup mudah, hanya memanfaatkan lahan kosong belakang rumah dengan dibuat sekat-sekat untuk membedakan usia bebek yang siap dipanen dan bebek yang masih muda.

Untuk perawatannya juga gampang, agar unggas tidak kena mudah diserang penyakit, kandang harus diseterilkan dengan gamping (kapur). Sedangkan untuk pakannya pun sederhana, bisa dibelikan produk pabrikan atau membuat pakan sendiri, misalnya Dedak, Bekatul, Ampas Tahu dan Enceng gondok.

Keunggulan lain Bebek Hibrida adalah selain penghasil daging juga dapat dibudidayakan sebagai penghasil telur yang jumlah produksinya mengalahkan produksi telur lokal. Selama ini bebek yang dijadikan bebek bebek pedaging biasanya adalah bebek petelur yang yang sudah afkir atau bebek angonan Jawa yang umur pemeliharaannya lebih lama.

Sehingga dari kualitas daging memang sangat jauh dari yang diharapkan. Dengan kehadiran bebek hibrida sebagai bebek pedaging adalah salah satu jawaban kebutuhan masyarakat akan daging bebek.

Keunggulan lainnya, bebek hibrida ini selain dagingnya yang lebih banyak, juga berkualitas. Dari sisi keempukannya mendekati daging ayam kampung. serta bau daging tidak terasa amis.

Kini, Fajar Santoso memperkerjakan 25 pekerja yang berasal dari warga desa setempat. Ia juga sudah mampu mengembalikan modal usaha sekitar 50 juta hanya dalam satu tahun saja.

Sementara itu menurut kepala bidang peternakan dan kehewanan, Dinas P3 kabupaten Sidoarjo, dokter Bambang Erwanto, Selain bandeng, Sidoarjo juga terkenal sebagai penghasil bebek. Hal ini tak lain karena para peternak sukses dalam mengembangkan budidaya bebek hibrida dengan kualitas unggul serta bisa terhindar dari penyakit unggas.

Serangan Flu Burung yang terjadi di beberapa daerah Jatim membuat peternak unggas kelabakan. Bahkan ada yang sampai gulung tikar. Namun di kabupaten Sidoarjo para peternak unggas tetap eksis, bahkan bisa dibilang kewalahan menerima pesanan daging Bebek potong setelah daerah lainnya terkena virus H5N1.

Sekilas Bebek Hibrida

Tren masyarakat untuk mengkonsumsi daging bebek terus meningkat, terutama di kota2 besar seperti Jakarta, Jogja dan Surabaya. Dengan terus meningkatnya permintaan daging bebek tersebut mendorong peternak untuk mengembangkan bisnis pembesaran bebek.

Berkembangnya bisnis pembesaran bebek mendorong pembudidaya bebek (breeder) mengembangakan strain hibrida yang memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan strain lokal dalam hal kecepatan dan keseragaman pertumbuhan bebek tersebut.

Pembesaran bebek hibrida memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan usaha pembesaran unggas lainnya seperti :

1. Investasi untuk kandang yang relatif lebih murah dibandingkan unggas lainnya (cukup         pagar keliling +/- 50 cm dari permukaan tanah dan atap setengah dari luas kandang)
2. Lebih tahan cuaca dan penyakit.
3. Ransum lebih mudah didapat dan relatif lebih murah
4. Masa panen relatif singkat (40 hari bisa mencapai bobot rata2 1,5kg/ekor)

(lensaindonesia.com, srejekifarm.blogspot)

Dipublikasi di Uncategorized | 6 Komentar

Pakan Bebek Yang Baik dan Berkualitas

pakan bebekPemberian makanan atau pakan bebek tidak boleh sembarangan. Makanan yang baik dan berkualitas pasti akan dicerna dengan baik oleh tubuh bebek. Anda tidak bisa memberinya sembarang makanan/ pakan, meskipun kadang bebek memang makan sembarangan. Sebagai contoh, jika Anda ingin memberinya makan jagung, maka tidak boleh jagung yang sudah lama hingga berjamur karena jagung yang berjamur mengandung racun, sehingga tidak baik untuk tubuh bebek itu sendiri. Nah, agar pemberian pakan bebek tepat dan efisien sesuai yang di inginkan ada baik nya pemberian pakan kita atur. Pemberian pakan dilakukan berdasarkan fase pemeliharaan yaitu fase starter,fase grower dan fase finisher.

A. Fase starter ( 1-14 hari )

Pakan bebek starter harus memiliki kandungan nutrisi dan protein yang tinggi sesuai kebutuhan bebek anakan sehingga mempercepat pertumbuhan bebek,perkembangan system kekebalan dan saluran pencernaan. Tetapi pakan dengan kandungan energy yang tinggi akan menyebapkan timbunan lemak pada bebek sehingga pertumbuhan bebek kurang baik.

Kebutuhan Nutrisi Itik fase starter

Jenis Nutrisi Periode pertumbuhan starter ( 0 – 14 )

Protein kasar 20 – 22%

Energi Metabolis 2.900 Kkal/kg

Kalsium 0,9%

Fosfor 0,65%

Vitamin A 4.000 IU

Vitamin D 220 ICU

Vitamin K 0,4 mg

Semua kebutuhan nutrisi diatas bisa di dapat pada produk pakan pabrik seperti konsentrat untuk fase pertumbuhan.

Dalam pemberian pakan , dapat di bagi dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan pagi hari, yakni sebanyak 40% dan tahap kedua dilakukan sore hari sebanyak 60%.

Umur (Hari ) Jumlah (gram )

7   – 13 30

14 – 20 77

21 – 27 103

28 – 34 137

35 – 41 172

42 – 48 196

49 – 55 217

56 – 60 230

Sejak umur satu hari , bebek akan mengkonsumsi pakan sebanyak 30 gram per hari. Pada perubahan jumlah pakan setiap minggu atau setiap hari peternak harus melakukan perkiraan penambahan pakan per hari agar pakan sesuai dengan standar pada minggu berikut nya, karna setiap hari itik bertambah besar, tentu nya setiap hari harus ada penambahan pakan. misal nya : penambahan pakan 6 gram per ekor per hari.

Contoh pemberian pakan per hari

NO Umur bebek (hari) Jumlah pakan per

500 ekor/hari. Pagi (40%) Sore(60% ) 1 30gram x 500ekor = 15.000 gram = 15 kg 6 kg 9kg

B. Fase grower ( umur 15 – 35 hari )

Nutrisi Pakan

Kebutuhan protein pada saa fase grower agak menurun dibandingkan dengan saat fase starter. Pada tahap ini justru kebutuhan energy cenderung lebih besar , hal ini bertujuan agar laju pertumbuhan bobot badan lebih cepat.

Kebutuhan Nutrisi Itik Fase grower.

Protein kasar 18 – 20%

Energy 2.9000 – 3.000 KKal/kg

Kalsium 0,8%

Fosfor 0,6%

Vitamin A 4.000 IU

Vitamin D 220 ICU

Vitamin K 0,4 mg

Untuk mendapatkan nutrisi di atas sudah mulai bervariasi. Salah satu , dengan memberikan pakan berupa konsentrat bebek fase grower dikombinasikan dengan pakan campuran seperti : Dedak, dedak jagung, tepung ikan, ampas tahu,onggok dan lain lain. Alternative kombinasi jenis pakan untuk menekan biaya pakan bisa di sesuaikan dengan kondisi lingkungan dan ketersediaan pakan pada lingkungan peternak setempat seperti dengan keong mas, bekicot, ampas tahu, eceng gondok dll.

Persentase Konsentrat Campuran pakan.

7   – 14 75% 25%

15 – 50% 50%

16 – 40% 60%

17 – 30% 70%

18 – 20% 80%

19 – 30 10% 90%

31 – 45 5% 95%

46 – 60 2% 100%

C. Fase Finisher ( Umur 36 – 60 hari )

Nutrisi Pakan.

Kebutuhan bebek saat fase finisher agak menurun jika dibandingkan dengan saat fase grower. Namun jumlah mineral dan vitamin cenderung lebih besar , hal ini bertujuan untuk menjaga rangka dan kesehatan bebek tetap baik.

Kebutuhan Nutrisi itik fase Finisher

Protein kasar 18%

Energy metabolism 2.900 Kkal/kg

Kalsium 2,7%

Fosfor 0,7%

Vitamin A 4.000 IU

Vitamin D 500 ICU

Vitamin K 0,4 mg

Kebutuhan nutrisi pakan fase finisher di atas semakin variasi. Hal ini di sebapkan bebek mulai dikenalkan pakan hasil formulasi sendiri dan menghilangkan sama sekali pakan komersial. Pakan bebek fase finisher biasanya terdiri dari ikan runcah,menir,bekatul,enceng gondok,keong/remis,dedak,ampas tahu,onggok,nasi aking dll.

Jenis pakan

Dedak 6,57kg

Bekatul 13,14kg

Ampas tahu 6,57kg

Enceng gondok 6,57kg

Keong/remis 6,57kg

Onggok 6,57kg

Ikan runcah 6,57kg

Kebutuhan pakan untuk 500 ekor bebek fase finisher sebanyak 115 kg/hari yaitu, sebanyak 46kg pada pagi hari dan sebanyak 69 kg pada sore hari. Demikian sekilas tentang makanan atau pakan bebek.

(sumber: bebeklampung.blogspot.com)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Info : Sakit Jantung dan Ginjal Sembuh Dengan Daun Sukun

Manfaat Daun Sukun Untuk Pengobatan Jantung dan Ginjal

Suatu hari di bulan oktober. Seorang wanita -sebut saja  linawati-  tergolek tak berdaya di salah satu kamar RS Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat. “Hanya mukzijat yang bisa menyembukan saya,” katanya pasrah kepada kerabat yang datang menjenguknya. Baginya kelainan jantung dan malfungsi ginjal yang diderita saat itu akan mengantar ke gerbang maut.

Rasa nyeri di dada dan kadang di lengan memang sudah lama dirasakan. Jantung berdebar cepat disertai napas sehabis bekerja berat, ia tak peduli, lantaran “cukup minum air hangat sambil mengurangi aktivitas, rasa sakit biasanya segera hilang “ jelasnya.

Namun, dari hari ke hari, rasa sakit makin menjadi. Bobot badan terus turun, dari sekitar 55 kg menjadi 47 – 48 kg. Ia pun sering merasa gelisah, badan cepat lelah, lesu dan wajah pucat. Ujung-ujung jari sering terasa dingin dan tampak kebiruan. Puncaknya, ia tergolek lemas di ranjang rumah sakit setelah muntah-muntah dan sesak napas.

Dokter yang memeriksa akhirnya memvonis, klep jantung bermasalah. “ Posisi katup jantung tak rapat, “ jelasnya seusai memeriksa secara intensif. Akibatnya, jantung tak mampu bekerja optimal . Aliran darah dari dan ke paru-paru serta bagian tubuh lain tak lancar dan menumpuk di beberapa tempat.

Penumpukan darah juga menyebabkan fungsi ginjal terganggu. Tak heran jika wanita berusia 70 tahun itu sakit pinggang. Buang air kecil pun lama-lama terasa menyiksa.

Dari gejala yang dirasakan penderita, dr.Setiawan Dalimartha, pakar obat tradisional menduga, sumber masalah pada pembuluh nadi koroner. “Pada usia diatas 40 tahun, orang berisiko mengalami penyempitan pembuluh nadi koroner akibat pola makan tidak teratur. “ Akibatnya, aliran darah tidak lancar dan menumpuk di seluruh tubuh hingga terjadi pembengkakan. Pembengkakan pada pembuluh jantung akhirnya mendorong katup jantung hingga posisinya tidak rapat.

Vonis dokter itu benar-benar menghantui pikiran. Betapa tidak, penyakit jantung dan ginjal yang sering menjadi pembunuh kini dialaminya. Selain itu, “Gaji saya tidak cukup untuk membiayai pengobatan, “ paparnya. Oleh karena itu meski belum sembuh total, ia meminta dirawat jalan saja.

Lima hari opname, wanita kelahiran sukabumi itu diizinkan pulang. Namun dokter mewanti-wanti agar ia mengurangi aktivitas dan beristirahat total. Ia terpaksa mengundurkan diri dari pekerjaan.

Selama 2 minggu mengkonsumsi obat dokter, belum ada perubahan berarti.  Ny. Kusnadi yang datang menjenguk membawakan daun sukun dan menyarankan minum air rebusannya. “Minumnya 2 jam setelah menelan obat dokter, “ jelasnya.

Menurutnya  obat tradisional yang berkhasiat untuk mengobati klep jantung bocor adalah Daun Sukun.

Karena ingin sembuh, Linawati mencoba saran tersebut. Apalagi menurut rekannya, banyak yang merasakan khasiat daun sukun. Sejak itulah ia rajin memburu daun sukun. Bahkan halaman rumahnya hampir tak pernah sepi dari hamparan daun sukun yang dijemur.

Wanita yang masih lajang ini memilih daun sukun tua  yang masih menempel di pohon. Sebab, “Kadar zat kimia berkhasiatnya sudah maksimal, “ Lanjutnya.

Linawati menggunakan daun sukun untuk mengobati klep jantung bocornya dengan menggunakan resep berikut;

 Bahan : Daun sukun …… 1 lembar

 Cara meramu:

Daun sukun tua dicuci bersih lalu dijemur utuh hingga kering, kemudian disobek-sobek menjadi potongan lebih kecil lalu  direbus dengan 5 gelas air. Ketika air tinggal separuhnya, tambah air lagi hingga mencapai volume 5 gelas. Setelah mendidih, ramuan diangkat dan disaring.

 Aturan pakai :

Air rebusan berwarna merah seperti air teh itulah yang diminum setiap hari.  Air rebusan hari itu harus habis hari itu juga. Tidak bisa disisakan untuk esok hari

Sebulan setelah mengkonsumsi rebusan daun sukun, badan menjadi lebih segar dan urine makin lancar. Dadanya pun mulai terasa plong, tak ada lagi keluhan sakit. Oleh karena itu konsumsi ramuan itu dilanjutkan. Setelah mengkonsumsi  godokan daun sukun, ia sudah merasakan kesembuhan total. Hasil pemeriksaan menunjukan jantung  dan ginjalnya tak lagi bermasalah, malah, ia diijinkan beraktivitas seperti semula.  Oleh karena itu ia kembali aktif bekerja sebagai pustakawati  di sekolahnya.

(Dari berbagai sumber)

Kini bila anda sulit menemukan daun sukun, telah tersedia dalam bentuk,

Kapsul Ekstrak Daun Sukun

Khasiat dan Kegunaannya, dapat mengobati:

 –  Liver

–  Diabetes

 –  Hepatitis

 –  Sakit Gigi

 –  Alergi dan Gatal-gatal

 –  Pembesaran Limpa

 –  Jantung dan Ginjal

 –  Serta menurunkan kadar kolesterol

Harga RP 75.000,-/botol

Isi 50 butir ( beli 3 botol bebas ongkos kirim)

Anda dapat menghubungi No. Hp 085 203 895 994

Kapsul Daun Sukun

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar